Album : Keizinan Mu
Munsyid : Hijjaz
http://liriknasyid.com
Sebelum mata terlena
Di buaian malam gelita
Tafakurku di pembaringan
Mengenangkan nasib diri
Yang kerdil lemah yang bersalut dosa
Mampukah ku mengharungi titian sirat nanti
Membawa dosa yang menggunung tinggi
Terkapai ku mencari limpahan hidayah Mu
Agar terlerai kesangsian hati ini
Sekadar air mata tak mampu membasuhi dosa ini
Sebelum mata terlena
Dengarlah rintihan hati ini
Tuhan beratnya dosa ku
Tak daya ku pikul sendiri
Hanyalah rahmat dan kasih sayang Mu
Yang dapat meringankan hulurkan maghfirah Mu
Andainya esok bukan milik ku lagi
Dan mata pun ku tak pasti akan terbuka lagi
Sebnelum berangkat ke daerah sana
Lepaskan beban ini
Yang mencengkam jiwa dan raga ku
Selimut diri ku
Dengan sutra kasih sayang Mu
Agar lena nanti ku mimpikan
Syurga yang indah abadi
Pabila ku terjaga
Dapat lagi ku rasai
Betapa harumnya
Wangian syurga firdausi oh Ilahi
Disepertiga malam
Sujud ku menghambakan diri
Akan ku teruskan pengabdian ku pada Mu
Senin, 27 September 2010
Rabu, 21 April 2010
Jangan Sepelekan Kebutuhan Tubuh Terhadap Air
Kutipan seluruhnya dari artikel internet di http://kesehatan.kompas.com/read/2010/04/21/15442211/Jangan.Sepelekan.Rasa.Haus, dengan judul: "Jangan Sepelekan Rasa Haus".
Hidup sehat selalu... :)
Kompas.com - Rasa haus ternyata bisa jadi pertanda Anda sudah mengalami dehidrasi dan ini merupakan sinyal tubuh mengalami defisit cairan. Perlu diketahui tubuh merasakan haus lebih dari yang terasa di lidah. Karena itu, tak perlu menunggu sampai muncul rasa haus baru kita minum.
Rasanya tidak ada yang menyangkal peran air bagi tubuh. Seluruh bagian tubuh manusia selalu membutuhkan air dalam segala aktivitasnya, termasuk saat tidur. Pada manusia dewasa, sekitar 60-70 persen tubuhnya terdiri dari air, sementara pada bayi dan anak 80 persen tubuhnya terdiri dari air. Akan tetapi, tak banyak orang yang memperhatikan berapa liter air minum segar tanpa campuran apa pun yang sudah dikonsumsi dalam 24 jam.
Menurut Prof.Dr.Ir.Hardinsyah, Ahli Gizi dan Pangan dari Institut Pertanian Bogor, jumlah air yang dibutuhkan tubuh sangat bervariasi tergantung makanan yang dikonsumsi, suhu dan kelembaban lingungan, tingkat aktivitas, dan faktor lain. "Jumlah yang dikonsumsi harus seimbang dengan jumlah air yang dikeluarkan tubuh," katanya.
Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2-2,5 liter (8-10 gelas) per hari. Jumlah kebutuhan ini sudah termasuk asupan dari air minum dan makanan. Sementara itu jumlah air yang dikeluarkan tubuh (melalui air seni, keringat, tinja, dan napas) sekitar satu liter per hari, tergantung suhu udara sekitar. Cairan tubuh juga akan lebih banyak keluar bila kita melakukan aktivitas yang lebih keras, seperti olahraga.
Bila tubuh kehilangan air lebih banyak dibandingkan dengan asupannya, akan terjadi dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi adalah rasa haus, air seni sedikit dan pekat, jumlah keringat sedikit, mulut kering, tubuh lemas, hingga kulit yang kehilangan kekenyalannya.
Pada tingkat yang lebih berat, tanda-tanda dehidrasi yang muncul akan lebih banyak lagi. Yaitu mata menjadi cekung, kulit pucat, ujung-ujung jari menjadi dingin karena aliran darah ke kapiler ini berkurang, dan denyut nadi melonjak dari cepat sekali menjadi lambat. Secara psikologis penderita juga menjadi apatis dan kesadarannya perlahan-lahan menurun.
"Kekurangan dua persen air tubuh bisa memicu gejala awal dehidrasi. Kehilangan 4-6 persen menimbulkan sakit kepala, pusing dan lemah. Bila sampai 12 persen hilang, fungsi gerak dan otot terganggu, sedangkan kekurangan air sebanyak 15-25 persen dapat berakibat fatal, sampai kematian," papar Hardinsyah.
Contoh konkret tentang bahaya kekurangan air bisa dilihat pada banyaknya jemaah haji yang meninggal lemas atau kehilangan kesadaran sehingga meninggal walau sebelumnya mereka tidak punya penyakit berarti. Pada umumnya mereka tidak siap dengan kondisi tanah suci yang panas dan kering yang memudahkan penguapan air tubuh.
Yang terjadi saat tubuh kekurangan air adalah sel-sel kekurangan energi siap pakai. Pakar air bagi kesehatan, Dr.F.Batmanghelidj, mengatakan, tubuh terdiri dari triliunan sel yang bahan dasarnya air, maka kekurangan pembentuk dasar (air) dari sel tersebut identik dengan kekacuan fungsi organ-organ tubuh.
Remaja lebih rawan
Jika dilihat dari perbandingan aktivitas, remajalah yang paling mudah terkena dehidrasi. Pasalnya, remaja umumnya banyak melakukan berbagai kegiatan, hingga aktivitas fisik pun meningkat drastis. Kegiatan-kegiatan tersebut menguras tenaga dan juga cairan tubuh.
Hal tersebut terbukti lewat penelitian The Indonesian Regional Hydration Study (THIRST) di tahun 2009 yang dipimpin Hardinsyah bekerjasama dengan tiga perguruan tinggi di Indonesia, yaitu IPB, Universitas Airlangga Surabaya, dan Universitas Hasanudin Makasar. Penelitian dilakukan di dataran tinggi dan rendah di beberapa kota di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Makasar, Lembang, Malang, dan Malino.
Hasil penelitian menunjukkan, 46 persen dari 1200 remaja dan dewasa yang diteliti mengalami dehidrasi ringan. Jumlah remaja yang mengalami dehidrasi ringan lebih tinggi (49,5 persen) dibandingkan dewasa (42,5 persen). "Selain banyak aktivitas, umumnya para remaja malas minum karena di sekolah mereka tidak terdapat toilet yang bersih," katanya.
Sedihnya, mayoritas responden (lebih dari 50 persen) mengaku tidak tahu guna air bagi tubuh dan tidak paham gejala dan akibat dehidrasi. Mereka hanya tahu rasa haus berarti kurang minum. Untuk masalah menahan pipis, semakin lama air seni ditahan, maka jumlah kotoran yang terkandung di dalamnya akan semakin banyak. Lama kelamaan ini bisa memicu berbagai penyakit, seperti infeksi saluran kemih atau batu saluran kemih.
Oleh sebab itu, selalu menyediakan waktu untuk minum air secukupnya demi menghindari bahaya dehidrasi, bahkan jauh sebelum tubuh mengirim sinyal peringatan berupa rasa haus. Selain itu, perlu diperhatikan juga bahwa yang dibutuhkan tubuh adalah air murni karena sifatnya yang mampu melewati batasan-batasan dan tidak diisi oleh zat lain yang memberi pengaruh bagi tubuh, seperti gula, kafein, pewarna, atau pemanis.
Hidup sehat selalu... :)
Kompas.com - Rasa haus ternyata bisa jadi pertanda Anda sudah mengalami dehidrasi dan ini merupakan sinyal tubuh mengalami defisit cairan. Perlu diketahui tubuh merasakan haus lebih dari yang terasa di lidah. Karena itu, tak perlu menunggu sampai muncul rasa haus baru kita minum.
Rasanya tidak ada yang menyangkal peran air bagi tubuh. Seluruh bagian tubuh manusia selalu membutuhkan air dalam segala aktivitasnya, termasuk saat tidur. Pada manusia dewasa, sekitar 60-70 persen tubuhnya terdiri dari air, sementara pada bayi dan anak 80 persen tubuhnya terdiri dari air. Akan tetapi, tak banyak orang yang memperhatikan berapa liter air minum segar tanpa campuran apa pun yang sudah dikonsumsi dalam 24 jam.
Menurut Prof.Dr.Ir.Hardinsyah, Ahli Gizi dan Pangan dari Institut Pertanian Bogor, jumlah air yang dibutuhkan tubuh sangat bervariasi tergantung makanan yang dikonsumsi, suhu dan kelembaban lingungan, tingkat aktivitas, dan faktor lain. "Jumlah yang dikonsumsi harus seimbang dengan jumlah air yang dikeluarkan tubuh," katanya.
Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2-2,5 liter (8-10 gelas) per hari. Jumlah kebutuhan ini sudah termasuk asupan dari air minum dan makanan. Sementara itu jumlah air yang dikeluarkan tubuh (melalui air seni, keringat, tinja, dan napas) sekitar satu liter per hari, tergantung suhu udara sekitar. Cairan tubuh juga akan lebih banyak keluar bila kita melakukan aktivitas yang lebih keras, seperti olahraga.
Bila tubuh kehilangan air lebih banyak dibandingkan dengan asupannya, akan terjadi dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi adalah rasa haus, air seni sedikit dan pekat, jumlah keringat sedikit, mulut kering, tubuh lemas, hingga kulit yang kehilangan kekenyalannya.
Pada tingkat yang lebih berat, tanda-tanda dehidrasi yang muncul akan lebih banyak lagi. Yaitu mata menjadi cekung, kulit pucat, ujung-ujung jari menjadi dingin karena aliran darah ke kapiler ini berkurang, dan denyut nadi melonjak dari cepat sekali menjadi lambat. Secara psikologis penderita juga menjadi apatis dan kesadarannya perlahan-lahan menurun.
"Kekurangan dua persen air tubuh bisa memicu gejala awal dehidrasi. Kehilangan 4-6 persen menimbulkan sakit kepala, pusing dan lemah. Bila sampai 12 persen hilang, fungsi gerak dan otot terganggu, sedangkan kekurangan air sebanyak 15-25 persen dapat berakibat fatal, sampai kematian," papar Hardinsyah.
Contoh konkret tentang bahaya kekurangan air bisa dilihat pada banyaknya jemaah haji yang meninggal lemas atau kehilangan kesadaran sehingga meninggal walau sebelumnya mereka tidak punya penyakit berarti. Pada umumnya mereka tidak siap dengan kondisi tanah suci yang panas dan kering yang memudahkan penguapan air tubuh.
Yang terjadi saat tubuh kekurangan air adalah sel-sel kekurangan energi siap pakai. Pakar air bagi kesehatan, Dr.F.Batmanghelidj, mengatakan, tubuh terdiri dari triliunan sel yang bahan dasarnya air, maka kekurangan pembentuk dasar (air) dari sel tersebut identik dengan kekacuan fungsi organ-organ tubuh.
Remaja lebih rawan
Jika dilihat dari perbandingan aktivitas, remajalah yang paling mudah terkena dehidrasi. Pasalnya, remaja umumnya banyak melakukan berbagai kegiatan, hingga aktivitas fisik pun meningkat drastis. Kegiatan-kegiatan tersebut menguras tenaga dan juga cairan tubuh.
Hal tersebut terbukti lewat penelitian The Indonesian Regional Hydration Study (THIRST) di tahun 2009 yang dipimpin Hardinsyah bekerjasama dengan tiga perguruan tinggi di Indonesia, yaitu IPB, Universitas Airlangga Surabaya, dan Universitas Hasanudin Makasar. Penelitian dilakukan di dataran tinggi dan rendah di beberapa kota di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Makasar, Lembang, Malang, dan Malino.
Hasil penelitian menunjukkan, 46 persen dari 1200 remaja dan dewasa yang diteliti mengalami dehidrasi ringan. Jumlah remaja yang mengalami dehidrasi ringan lebih tinggi (49,5 persen) dibandingkan dewasa (42,5 persen). "Selain banyak aktivitas, umumnya para remaja malas minum karena di sekolah mereka tidak terdapat toilet yang bersih," katanya.
Sedihnya, mayoritas responden (lebih dari 50 persen) mengaku tidak tahu guna air bagi tubuh dan tidak paham gejala dan akibat dehidrasi. Mereka hanya tahu rasa haus berarti kurang minum. Untuk masalah menahan pipis, semakin lama air seni ditahan, maka jumlah kotoran yang terkandung di dalamnya akan semakin banyak. Lama kelamaan ini bisa memicu berbagai penyakit, seperti infeksi saluran kemih atau batu saluran kemih.
Oleh sebab itu, selalu menyediakan waktu untuk minum air secukupnya demi menghindari bahaya dehidrasi, bahkan jauh sebelum tubuh mengirim sinyal peringatan berupa rasa haus. Selain itu, perlu diperhatikan juga bahwa yang dibutuhkan tubuh adalah air murni karena sifatnya yang mampu melewati batasan-batasan dan tidak diisi oleh zat lain yang memberi pengaruh bagi tubuh, seperti gula, kafein, pewarna, atau pemanis.
Kamis, 25 Februari 2010
Kata Munir Tentang Cinta
Kutipan seluruhnya dari: http://groups.yahoo.com/group/elektro-usu/message/4744
Dari milis sebelah, untuk mengenang Alm. Munir.
Worth to read..
ms.
This is some of what Munir shared with me on 17 Nov 2001:
Munir:
mau ambil master ? dimana ? dan bidang apa?
Rani:
bukan master.. hanya short course enam bulan.. studi asia pasific gitu di east
west center Uni of hawaii
Munir:
wah boleh juga itu. Tapi lebih mantap kalau berupaya ambil master. Mumpung masih
muda. Muda ngak pernah datang dua kali
Rani:
iya nih insya allah juga, short course ini selesai tepat sebelon fall 2002,
mungkin bisa langsung (kalo bisa ya beasiswa) waaaaaa kapan kawinnya nih sekolah
mulu
Munir:
kawin itu bukan cita-cita, tapi sesuatu yang datang sendiri dan nggak bisa
dihindari. Dia bagian tertua dari peradapan, ia bagian dari seni, dan biarlah
dia datang menurut alurnya.
Rani:
jadi sekolah dan kawin itu bukan dua rencana berbeda, tapi kawin sendiri udah
integrated sebagai alur hidup yang gak usah terlalu di-ngoyo-in tapi juga gak
dihindari?
Munir:
Iya dong, sekolah itu sesuatu yang ada dalam perencanaan bagi ujud diri sebagai
manusia dalam peradapan. Pendidikan adalah upaya membangun peradapan. Ia harus
direncanakan dan diperjuangkan. Soal kawin lain lagi, dia ada dalam realitas
yang berbeda. Dia datang ketika cinta dan kontraktual untuk bersama ditemukan.
Jadi ia akan datang sendiri dan kita temukan dimana dunia peradapan yang
terencana itu dijalankan.
Munir:
Kata-kata Gandi tentang cinta : "kalau orang mesih berhasil menulis lewat huruf
hiroglif, maka cinta akan menulis dalam pilihan ruang kebenaran yang tidak
terjamah". Nah jadi cinta dan perkawinan itu bukan soal fisik (jamah) tapi
kebenaran dalam kejujuran menmukan kesesuaian. Ok jangan berdoa untuk dapat
jodoh, tapi berdoalah untuk kebenaran. Karena disitu cinta akan ditemukan
Munir:
saya pernah jatuh cinta pada seorang gadis yang secara rasional nggak mungkin
saya dapat bertemu dia, karena kami hidup dalam latar belakang yang sama sekali
berbeda. Kini dia jadi istri tercinta, dan dia adalah kekuatan bagi kehidupan
saya yang jauh lebih kuat dibanding jatuh bangun saya untuk belajar ilmu
pengtahuan atau lainnya. Cinta itu hebat, bahkan lebih hebat dari dunia
perkawinan itu
Munir:
Doa adalah bagian penuturan cinta pada sebuah cita-cita yang belum kita capai.
Dia bukan urusan tuhan, tapi urusan manusia. Dan tuhan ada pada berapa besar
rasa cinta kita akan kebenaran itu. nah berdoalah dengan cinta, tapi jangan
berdoa untuk cinta
Rani:
bagaimana cinta bisa mengalahkan rasionalitas?
Munir:
Cinta itu dalam dirinya mengandung sebagian kecil rasionalitas, tapi penuh
dengan benih rasa yang tidak perlu dihitung secara matematik mengapa dia ada.
Meskipun cinta kadang harus diterima secara rasional, kapan ya kita lihat nanti
dalam kehidupan individual kita
Munir:
Dalam kultur tua manusia, ada semacam budaya manipulatif yang meniadakan cinta.
Lebih saja cerita siti nurbaya atau Gadis pantai, atau dalam novel pengakuan
pariyem. Dalam dunia itu, seolah cinta dibatasi kelas sosial, agama, ras, etnis
dst. Itulah manipulasi yang saya maksud dari kalimat umum tentang memilih cinta
dengan rasionalitas.
Munir:
Rasionalitas umum tentang cinta, seolah harus dipenjara oleh ukuran ideal
tentang perkawinan. Idealitas itu sering terkait dengan ukuran fisik
(positifis), mungkin ekonomi, kemapanan, ketaatan agama dst.
http://www..indrani.net/2004/09/munir-passed-away.html
Trinaldy Connery Naibaho
Ministry of Energy and Mineral Resources
Directorate of Electricity Technical and Regulation
ASEAN Centre for Energy Building,5th Floor
Jl.H.R.Rasuna Said Blok X-2 Kav.7-8 Jaksel 12950
Office Telp.021-5252108, HP: 0812 8395542
Commit your works to The LORD and your plans will be established - Proverbs
16:3.-
Dari milis sebelah, untuk mengenang Alm. Munir.
Worth to read..
ms.
This is some of what Munir shared with me on 17 Nov 2001:
Munir:
mau ambil master ? dimana ? dan bidang apa?
Rani:
bukan master.. hanya short course enam bulan.. studi asia pasific gitu di east
west center Uni of hawaii
Munir:
wah boleh juga itu. Tapi lebih mantap kalau berupaya ambil master. Mumpung masih
muda. Muda ngak pernah datang dua kali
Rani:
iya nih insya allah juga, short course ini selesai tepat sebelon fall 2002,
mungkin bisa langsung (kalo bisa ya beasiswa) waaaaaa kapan kawinnya nih sekolah
mulu
Munir:
kawin itu bukan cita-cita, tapi sesuatu yang datang sendiri dan nggak bisa
dihindari. Dia bagian tertua dari peradapan, ia bagian dari seni, dan biarlah
dia datang menurut alurnya.
Rani:
jadi sekolah dan kawin itu bukan dua rencana berbeda, tapi kawin sendiri udah
integrated sebagai alur hidup yang gak usah terlalu di-ngoyo-in tapi juga gak
dihindari?
Munir:
Iya dong, sekolah itu sesuatu yang ada dalam perencanaan bagi ujud diri sebagai
manusia dalam peradapan. Pendidikan adalah upaya membangun peradapan. Ia harus
direncanakan dan diperjuangkan. Soal kawin lain lagi, dia ada dalam realitas
yang berbeda. Dia datang ketika cinta dan kontraktual untuk bersama ditemukan.
Jadi ia akan datang sendiri dan kita temukan dimana dunia peradapan yang
terencana itu dijalankan.
Munir:
Kata-kata Gandi tentang cinta : "kalau orang mesih berhasil menulis lewat huruf
hiroglif, maka cinta akan menulis dalam pilihan ruang kebenaran yang tidak
terjamah". Nah jadi cinta dan perkawinan itu bukan soal fisik (jamah) tapi
kebenaran dalam kejujuran menmukan kesesuaian. Ok jangan berdoa untuk dapat
jodoh, tapi berdoalah untuk kebenaran. Karena disitu cinta akan ditemukan
Munir:
saya pernah jatuh cinta pada seorang gadis yang secara rasional nggak mungkin
saya dapat bertemu dia, karena kami hidup dalam latar belakang yang sama sekali
berbeda. Kini dia jadi istri tercinta, dan dia adalah kekuatan bagi kehidupan
saya yang jauh lebih kuat dibanding jatuh bangun saya untuk belajar ilmu
pengtahuan atau lainnya. Cinta itu hebat, bahkan lebih hebat dari dunia
perkawinan itu
Munir:
Doa adalah bagian penuturan cinta pada sebuah cita-cita yang belum kita capai.
Dia bukan urusan tuhan, tapi urusan manusia. Dan tuhan ada pada berapa besar
rasa cinta kita akan kebenaran itu. nah berdoalah dengan cinta, tapi jangan
berdoa untuk cinta
Rani:
bagaimana cinta bisa mengalahkan rasionalitas?
Munir:
Cinta itu dalam dirinya mengandung sebagian kecil rasionalitas, tapi penuh
dengan benih rasa yang tidak perlu dihitung secara matematik mengapa dia ada.
Meskipun cinta kadang harus diterima secara rasional, kapan ya kita lihat nanti
dalam kehidupan individual kita
Munir:
Dalam kultur tua manusia, ada semacam budaya manipulatif yang meniadakan cinta.
Lebih saja cerita siti nurbaya atau Gadis pantai, atau dalam novel pengakuan
pariyem. Dalam dunia itu, seolah cinta dibatasi kelas sosial, agama, ras, etnis
dst. Itulah manipulasi yang saya maksud dari kalimat umum tentang memilih cinta
dengan rasionalitas.
Munir:
Rasionalitas umum tentang cinta, seolah harus dipenjara oleh ukuran ideal
tentang perkawinan. Idealitas itu sering terkait dengan ukuran fisik
(positifis), mungkin ekonomi, kemapanan, ketaatan agama dst.
http://www..indrani.net/2004/09/munir-passed-away.html
Trinaldy Connery Naibaho
Ministry of Energy and Mineral Resources
Directorate of Electricity Technical and Regulation
ASEAN Centre for Energy Building,5th Floor
Jl.H.R.Rasuna Said Blok X-2 Kav.7-8 Jaksel 12950
Office Telp.021-5252108, HP: 0812 8395542
Commit your works to The LORD and your plans will be established - Proverbs
16:3.-
Minggu, 14 Februari 2010
Rabu, 27 Januari 2010
Lirik Nasyid Pandangan Mata
Pandangan Mata
Album :
Munsyid : Snada
http://liriknasyid.com
Pandangan mata selalu menipu
Pandangan akal selalu tersalah
Pandangan nafsu selalu melulu
Pandangan hati itu yang hakiki
Kalau hati itu bersih
Hati kalau selalu bersih
Pandangannya akan menembus hijjab
Hati jika sudah bersih
Firasatnya tepat karena Allah
Tapi hati jika dikotori
Bisikannya bukan lagi kebenaran
Tapi hati jika dikotori
Bisikannya bukan lagi kebenaran
Pengirim : muhammad yani hayani (my_hayani@yahoo.co.id)
Sumber http://www.nasyidsnada.com
Album :
Munsyid : Snada
http://liriknasyid.com
Pandangan mata selalu menipu
Pandangan akal selalu tersalah
Pandangan nafsu selalu melulu
Pandangan hati itu yang hakiki
Kalau hati itu bersih
Hati kalau selalu bersih
Pandangannya akan menembus hijjab
Hati jika sudah bersih
Firasatnya tepat karena Allah
Tapi hati jika dikotori
Bisikannya bukan lagi kebenaran
Tapi hati jika dikotori
Bisikannya bukan lagi kebenaran
Pengirim : muhammad yani hayani (my_hayani@yahoo.co.id)
Sumber http://www.nasyidsnada.com
Selasa, 19 Januari 2010
Kraft snares Cadbury for £11.9 bln
By David Jones
LONDON (Reuters) - Kraft Foods agreed a recommended deal to buy Cadbury for around 11.9 billion pounds, creating the world's top confectioner after frantic last-minute talks broke an impasse over price.
Kraft's CEO Irene Rosenfeld had to inject more cash into her bid and drop the number of new Kraft shares in the offer to win over Cadbury Chairman Roger Carr and mollify her top shareholder, billionaire investor Warren Buffett.
Kraft's cash-and-share deal values each Cadbury share at 840 pence, with shareholders also set to get a 10p special dividend, bringing it to a total of 850p, which prompted a unanimous recommendation from the Cadbury board in favour of the deal.
Cadbury shares hit a record high of 838 pence in early trade and were up 3.7 percent 837-1/2p by 10:03 a.m.
"Kraft has got a very good deal here. 850p is predicated on the current Kraft share price, and I would expect Kraft's shares to rise today on the back on substantially less Kraft shares being issued as part of the deal," said Panmure Gordon analyst Graham Jones.
Kraft said the deal would be accretive to earnings in 2011 by around 5 cents on a cash basis and give a mid-teens percentage return on investment, well in excess of Kraft's cost of capital.
The new bid consists of 500p of cash and 0.1874 new Kraft shares, compared to Kraft's original offer of 300p cash and 0.2589 new Kraft shares, which valued the shares in September when the deal was first proposed at 745p.
Buffett, who owns a near-10 percent stake in Kraft had warned Rosenfeld not to overpay and issue too many new Kraft shares.
Kraft said on Tuesday it was issuing 265 million new Kraft shares compared with its original plan to issue 370 million.
SWEET DEAL
The deal would create the world's largest confectionery group ahead of privately owned Mars-Wrigley and bring under one roof Cadbury's Dairy Milk chocolate and Trident gum and Kraft's Milka, Toblerone and Terry's chocolate brands.
Cadbury investor Standard Life Investments said it supported the board's decision to recommend the Kraft offer.
"We are supportive of the management's decision although the achieved price is slightly light of the stated target," said David Cumming, head of UK equities at Standard Life.
Cadbury unions have opposed the move fearing big job cuts and politicians have also weighed in, with general elections looming.
UK Prime Minister Gordon Brown told a news conference after the deal was announced that he wanted to protect investment and jobs in Cadbury.
"The one thing I want to say is this: we are determined that the levels of investment that take place in Cadbury's in the United Kingdom are maintained," he said. (Additional reporting by Paul Sandle and Keith Weir) (Reporting by David Jones; editing by Dan Lalor and Sitaraman Shankar)
Source: http://uk.reuters.com/article/idUKTRE60H56J20100119?sp=true
LONDON (Reuters) - Kraft Foods agreed a recommended deal to buy Cadbury for around 11.9 billion pounds, creating the world's top confectioner after frantic last-minute talks broke an impasse over price.
Kraft's CEO Irene Rosenfeld had to inject more cash into her bid and drop the number of new Kraft shares in the offer to win over Cadbury Chairman Roger Carr and mollify her top shareholder, billionaire investor Warren Buffett.
Kraft's cash-and-share deal values each Cadbury share at 840 pence, with shareholders also set to get a 10p special dividend, bringing it to a total of 850p, which prompted a unanimous recommendation from the Cadbury board in favour of the deal.
Cadbury shares hit a record high of 838 pence in early trade and were up 3.7 percent 837-1/2p by 10:03 a.m.
"Kraft has got a very good deal here. 850p is predicated on the current Kraft share price, and I would expect Kraft's shares to rise today on the back on substantially less Kraft shares being issued as part of the deal," said Panmure Gordon analyst Graham Jones.
Kraft said the deal would be accretive to earnings in 2011 by around 5 cents on a cash basis and give a mid-teens percentage return on investment, well in excess of Kraft's cost of capital.
The new bid consists of 500p of cash and 0.1874 new Kraft shares, compared to Kraft's original offer of 300p cash and 0.2589 new Kraft shares, which valued the shares in September when the deal was first proposed at 745p.
Buffett, who owns a near-10 percent stake in Kraft had warned Rosenfeld not to overpay and issue too many new Kraft shares.
Kraft said on Tuesday it was issuing 265 million new Kraft shares compared with its original plan to issue 370 million.
SWEET DEAL
The deal would create the world's largest confectionery group ahead of privately owned Mars-Wrigley and bring under one roof Cadbury's Dairy Milk chocolate and Trident gum and Kraft's Milka, Toblerone and Terry's chocolate brands.
Cadbury investor Standard Life Investments said it supported the board's decision to recommend the Kraft offer.
"We are supportive of the management's decision although the achieved price is slightly light of the stated target," said David Cumming, head of UK equities at Standard Life.
Cadbury unions have opposed the move fearing big job cuts and politicians have also weighed in, with general elections looming.
UK Prime Minister Gordon Brown told a news conference after the deal was announced that he wanted to protect investment and jobs in Cadbury.
"The one thing I want to say is this: we are determined that the levels of investment that take place in Cadbury's in the United Kingdom are maintained," he said. (Additional reporting by Paul Sandle and Keith Weir) (Reporting by David Jones; editing by Dan Lalor and Sitaraman Shankar)
Source: http://uk.reuters.com/article/idUKTRE60H56J20100119?sp=true
Senin, 18 Januari 2010
Tulisan Yang Baik dan Seni Menulis Cepat
Oleh Naning Pranoto*
Good writing is purposeful, its says something and says it correctly
Good writing has “voice and “energy
Good writing is thoughtful and thought provoking
Good writing communicates an important message clearly to intended audience
Good writing expresses the writer self honestly and evokes a personal response in the reader
(Christopher C. Burnham)
Pernyataan di atas hanyalah merupakan sebagian dari penilaian bobot tulisan yang baik, antara lain: bermisi, menyuarakan sesuatu (kebenaran) dan memompakan semangat, mengajak pembaca berpikir dan bertindak, mengkomunikasikan pesan yang jelas di samping mengekspresikan pendapat/pemikiran penulis mengenai sesuatu hal yang akan mengundang respon/reaksi pembacanya.. Bagi kita, deretan bobot tersebut harus ditambah dengan kata: laku dijual �Elaris (selling well). Sebab, kita menulis untuk tujuan suatu industri yaitu bermisi (75%) ‘making money�E Bahkan kalau mungkin, tulisan kita bisa dijadikan ‘money machine�E(mesin uang), mengapa tidak?. Sebab, kita menulis untuk majalah komersil. Saya pernah menjalaninya selama delapan tahun, ketika saya bekerja di Majalah Wanita “Kartini�Edan kemudian memimpin Majalah “Jakarta-Jakarta�E Tetapi saya melihat, bagaimana pun, Majalah “Trubus�Emasih mengemban misi idealis. Saya mengenal “Trubus�Esejak tahun 1976 �Eketika penampilannya masih ‘sangat lugu�E(tidak semewah sekarang ini) dan terbit (kalau tidak salah) bulanan. Sekarang, “Trubus�Emenjadi majalah mingguan..
Menulis Cepat
Menjadi penulis untuk sebuah majalah mingguan dituntut mampu menulis cepat, walau tidak seberat wartawan sebuah harian. Cepat di sini dalam arti tidak bisa bersantai-santai menunggu ‘in the good-mood�E apalagi menanti datangnya inspirasi. Yang diwajibkan adalah: berpikir dan bertindak cepat dan tepat (akurat). Sebab akan tidak bermanfaat apabila bertindak cepat tetapi tidak tepat (salah/tidak akurat). Kesalahan dalam menulis untuk mass media-cetak (majalah, koran atau tabloid) akan menimbulkan kerugian antara lain:
(1) Memberi informasi yang salah kepada pembaca;
(2) Menurunkan bobot majalah dan (3) Bila fatal akan mengakibatkan polemik (mengundang pro dan kontra).
Ketiga faktor ini biasanya membuat manajemen resah, karena akan merugikan kinerja perusahaan.
Oleh karena itu, agar bisa menulis secara cepat dan tepat, diperlukan strategi proses menulis yang sistematis dan dinamis. Strategi ini bisa ditempuh melalui:
1.Merumuskan dahulu (dengan masak-masak) materi tulisan yang akan ditulis/digarap, sesuai dengan hasil rapat redaksi (tentunya menarik untuk pembaca dan punya selling point tinggi)
2.Mendata point-point materi yang akan ditulis melalui: membaca literature, survei/riset lapangan, mencari narasumber (wawancara) dan eksperimen (bila diperlukan)
3.Penjabaran point-point Butir 2
4.Menganalisis materi yang akan ditulis
5.Menulis, termasuk mengedit disesuaikan dengan jatah kolom/halaman yang akan memuat tulisan yang digarap
Proses Menulis Cepat
Materi yang bisa ditulis cepat pada umumnya berupa reportase dan artikel yang sifatnya informasi (bukan esei). Maka dari itu, artikel yang ditulis:
1.Benar-benar informatif membawa pesan jelas (komplit).
2.Sebagai daya tarik tulisan itu haruslah mampu menyuarakan/menyampaikan sesuatu yang diperlukan pembaca.
3.Cara atau gaya penyampaiannya bersifat provokasi (dalam arti positif).
4.Media untuk menyampaikannya adalah bahasa yang sesuai dengan misi majalah dan sasaran pembacanya. Majalah “Trubus�E adalah majalah spesifik walau tidak terlalu segmented. Tentunya, bahasa yang dipergunakan tidak sama dengan bahasa untuk majalah berita (politik). Demikian pula jargon-jargonnya.
Seseorang mampu menulis dengan cepat dan tepat apabila yang bersangkutan menguasai tiga hal yaitu: <> 1.Memahami materi yang akan ditulisnya
2.Menguasai bahasa yang dipergunakan untuk menuliskan materi
3.Disiplin (mentaati dead-line).
Tanpa ketiga hal tersebut di atas, menulis cepat dan tepat akan sulit diwujudkan.
Mereka yang tidak sanggup akan merasa stress atau bekerja dalam tekanan. Akibatnya, kepala jadi pusing, perut mual dan kadang jadi pemarah dan ini akan menganggu rekan-rekannya produktif. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut, setiap orang yang ingin bisa menulis cepat hendaknya melakukan aktivitas yang sifatnya membantu kelancaran menulis yaitu dengan:
1.Banyak pembaca literature yang ada kaitannya dengan materi-materi yang akan ditulis
2.Terus menerus memperkaya kosa-kosa dari sumber berbagai bacaan dan rajin membaca kamus, khususnya kamus spesial yang ada kaitannya dengan misi majalah yang digarapnya. Misalnya, untuk menulis di Majalah “Trubus�Eperlu banyak membaca Kamus Biologi, Pertanian dan sejenisnya (maaf saya tidak begitu paham). Juga, menguasai istilah asing untuk nama-nama flora dan fauna.
3.Tidak suka menunda pekerjaan. Sebab, mereka yang suka menunda pekerjaan biasanya menjadi ‘malas�Emenulis.
4.Taati deadline dengan cara bekerja tepat waktu dan mengurangi banyak bicara dengan rekan-rekan sekitar
5.Banyak praktik menulis untuk mengasah daya pikir dan ketrampilan proses menulis.
6.Temukan jam produktif menulis bagi diri masing-masing. Saya pribadi (setelah menjadi penulis lepas), biasa menulis produktif mulai pukul 03.00 (dini hari) sampai pukul 10.00, kemudian tidur sepanjang hari. Mulai produktif lagi pada pukul 16.00 �E22.00, tetapi saya pergunakan untuk membaca. Di sela-sela membaca saya suka telepon teman atau SMS sebagai selingan/hiburan. Bila sepanjang hari ada acara, saya menulis hanya dari pukul 03.00 �E06.00. Di perjalanan saya suka membaca, sampai berjam-jam dan sampai di rumah (kalau tidak lelah) saya menulis.
7.Melakukan kegiatan menulis dengan semboyan writing for fun bukan menganggap writing is burden. Saya pribadi punya semboyan writing is paradise. Saya beranggapan demikian karena saya sangat mencintai dunia menulis sepertihalnya saya sangat suka membaca.
Menulis dalam Kepala
Saya mendapat istilah ‘menulis dalam kepala�Eketika belajar creative writing di Australia. Proses ini disebut mapping-mind. ‘Menulis dalam kepala�E(MDK) menurut pengalaman saya sangat cocok diterapkan oleh mereka yang dituntut menulis cepat. Hal ini ditegaskan oleh pengalaman Gary Provost yang menulis buku laris berjudul 100 Ways To Improve Your Writing.
Gary Provost mantan wartawan harian terkemuka di AS, kemudian menjadi wartawan lepas karena berambisi menulis buku (yang memerlukan waktu banyak untuk memcari bahan dan menulis) tentang pengalamannya sebagai wartawan. Ia menegaskan, hanya orang-orang yang bisa menulis cepat dan tepat yang bisa menjadi wartawan dan penulis yang baik dan produktif. Salah satu resepnya untuk menjadi penulis cepat dan tepat adalah melakukan MDK. Ini bisa dilakukan di mana saja, termasuk di perjalanan sambil mengemudi mobil. Asalkan, dilakukan dengan tanpa tekanan, tanpa beban, sehingga menyenangkan (termasuk tidak menganggu konsentrasi mengemudi mobil).
MDK bisa dilakukan dengan lancar apabila yang menjalankannya dengan senang, rileks dan menganggap itu suatu kebutuhan hidup. Maka dari itu, meskipun tidak sedang di depan mesin tulis, maka berlaku/bertindak seperti sedang di depan mesin tulis. Yang dilakukan antara lain:
1.Membuat/menentukan judul
2.Menentukan plot tulisan
3.Menganalisa hal-hal yang perlu ditonjolkan dalam tulisan
4.Membuat kesimpulan
5.Memikirkan strukur
6.Mereka-reka gaya bahasa
7.Memikirkan panjang tulisan
Ketujuh unsur ini bila digarap matang, maka begitu berada di depan mesin tulis langsung bisa on (menulis). Pengalaman saya, menulis beberapa buku saya selesaikan melalui MDK dalam perjalanan saya yang panjang (kebetulan saya suka traveling) dan pada saat-saat saya menikmati suatu pemandangan atau duduk-duduk sambil makan (saya kebetulan suka makan dan menikmati pemandangan indah �Ekhususnya laut, pegunungan dan langit). Tempat-tempat tersebut bagi saya sangat inspiratif.
Menghadapi Blocking
Kegiatan menulis adalah aktivitas yang terdiri lima rangkaian yaitu:
1.Menggunakan pikiran (konsentrasi tinggi)
2.Mengimplementasikan pengetahuan
3.Suasana hati indah (good feelings/in the good mood)
4.Kondisi tubuh yang fit
5.Tempat kerja yang nyaman
Bila kelima unsur tersebut terpenuhi, proses menulis biasanya berjalan lancar. Sayangnya, keadaan tidak selalu bisa demikian ideal. Banyak hal yang membuat kelima t unsur itu tidak bisa menyertai pada waktu kita menulis. Akibatnya, terjadi blocking �Eproses menulis tiba-tiba mandeg. Blocking disebut pula ‘mampet�E sehingga sulit menulis.
Bagi penulis lepas, terjadinya blocking bisa ditolerir. Tetapi akan menjadi masalah bila seorang penulis tetap/wartawan di sebuah mass-media sering mengalami blocking. Tentu ia akan dicap ‘tidak produktif�Esebagai pengganti sebutan malas. Bahkan bila sudah keterlaluan sangat mungkin diberhentikan.
Bagaimana pun, terjadinya blocking sifatnya alami (tidak dibuat-buat). Jadi, bagi yang sedang mengalami blocking hendaknya jangan disalah-salahkan atau dimarahi-marahi. Yang perlu dilakukan adalah mencari jalan keluar untuk membebaskan diri dari jeratan kemampetan tersebut, antara lain:
2.Lupakan atau singkirkan hal-hal yang membuat Anda merasa ‘mampet�E(membuat pikiran terganggu).
3.Tarik nafas sebentar, sambil jalan-jalan melemaskan otot atau ngobrol sejenak dengan teman. Atau, mungkin minum secangkir kopi?
4.Bila ruangan/tempat kerja penyebab mampet, pindahkan mesin tulis Anda ke ruangan yang lebih baik/mendukung proses menulis
5.Bila penyebabnya kekurangan bahan, cepat-cepat membaca (mencari pelengkapnya)
6.Bila penyebabnya tubuh kurang sehat, ini yang sulit diatasi. Oleh karena itu bila Anda telah memutuskan menjadi penulis/wartawan tetap hendaknya pandai-pandai menjaga kesehatan.
7.Bila penyebabnya merasa ‘tidak in the mood�Eatau sedang bad mood hal itu harus diusir jauh-jauh karena Anda dituntut untuk senantisa in the good mood. Anda bekerja mengejar argo deadline. Bila Anda tidak mampu mengejar maka akan ketinggalan, berarti gagal. Dampaknya, diberhentikan.
8.Memacu diri agar tetap menulis
Agar Tetap In The Mood
Agar tetap in the mood sebagai penulis cepat, maka perlu memposisikan diri sebagai penulis yang produktif. Maksudnya, penulis yang mampu menulis sesuai dengan tugas yang diberikan. Kuncinya, harus senantiasa memposisikan diri di track penulis cepat dengan bekal:
1.Terus mengembangkan dan memperluas wawasan pengetahuan yang diperlukan untuk menulis cepat. Cara yang paling baik adalah membaca buku-buku yang ada kaitannya dengan materi tersebut.
2.Banyak bergaul (mingle) dengan para pakar dan praktisi yang ada kaitannya dengan Butir 1, agar dapat menghasilkan karya yang menarik (disukai pembaca)
3.Meningkatkan kemampuan menulis (berikut editing) melalui praktik k menulis dan membaca tulisan penulis senior yang Anda anggap baik (idola)
4.Meningkatkan kemampuan penguasaan bahasa (multi bahasa) untuk memperkuat gaya penulisan
5.Mau menerima kritik, saran dan pelatihan-pelatihan penulisan (writing-workshop)
6. Menjaga kesehatan secara optimal agar tahan menulis berjam-jam atau menulis dalam kondisi tekanan (dikejar dealine).
7.Jangan jemu-jemu ber-MDK
Selamat menulis cepat.
Daftar Pustaka
Burham, Christopher C, 1996. Writing From Inside Out. Orlando-Florida: Harcourt Brace Jovanovich Publishers.
Peter, Pam, 1990. The Macquarie File Writers Guide. Queensland: Jacaranda Press
Pranoto, Naning, 2004. Creative Writing �E72 Seni Mengarang. Jakarta: Primamedia Pustaka
Provost, Gary, 1985. 100 Ways To Improve Your Writing. New York: Penguin Book
Warriner, John E, 1977. Advance Composition: A Book of Models for Writing. Orlando-Florida: Harcourt Barce Jovanovich Publishers
*) Naning Pranoto adalah novelis dan juga Dosen FSIP (Hubungan Internasional �EChinese Studies) dan Fak. Sastra untuk Mata Kuliah Academic Writing dan Creative Writing . Selain itu ia aktif sebagai pengasuh Website www.rayakultura.net, Ketua Garda Budaya a.l. penyelenggara Creatitve Writing dan Academic Writing Workshop untuk umum.
Good writing is purposeful, its says something and says it correctly
Good writing has “voice and “energy
Good writing is thoughtful and thought provoking
Good writing communicates an important message clearly to intended audience
Good writing expresses the writer self honestly and evokes a personal response in the reader
(Christopher C. Burnham)
Pernyataan di atas hanyalah merupakan sebagian dari penilaian bobot tulisan yang baik, antara lain: bermisi, menyuarakan sesuatu (kebenaran) dan memompakan semangat, mengajak pembaca berpikir dan bertindak, mengkomunikasikan pesan yang jelas di samping mengekspresikan pendapat/pemikiran penulis mengenai sesuatu hal yang akan mengundang respon/reaksi pembacanya.. Bagi kita, deretan bobot tersebut harus ditambah dengan kata: laku dijual �Elaris (selling well). Sebab, kita menulis untuk tujuan suatu industri yaitu bermisi (75%) ‘making money�E Bahkan kalau mungkin, tulisan kita bisa dijadikan ‘money machine�E(mesin uang), mengapa tidak?. Sebab, kita menulis untuk majalah komersil. Saya pernah menjalaninya selama delapan tahun, ketika saya bekerja di Majalah Wanita “Kartini�Edan kemudian memimpin Majalah “Jakarta-Jakarta�E Tetapi saya melihat, bagaimana pun, Majalah “Trubus�Emasih mengemban misi idealis. Saya mengenal “Trubus�Esejak tahun 1976 �Eketika penampilannya masih ‘sangat lugu�E(tidak semewah sekarang ini) dan terbit (kalau tidak salah) bulanan. Sekarang, “Trubus�Emenjadi majalah mingguan..
Menulis Cepat
Menjadi penulis untuk sebuah majalah mingguan dituntut mampu menulis cepat, walau tidak seberat wartawan sebuah harian. Cepat di sini dalam arti tidak bisa bersantai-santai menunggu ‘in the good-mood�E apalagi menanti datangnya inspirasi. Yang diwajibkan adalah: berpikir dan bertindak cepat dan tepat (akurat). Sebab akan tidak bermanfaat apabila bertindak cepat tetapi tidak tepat (salah/tidak akurat). Kesalahan dalam menulis untuk mass media-cetak (majalah, koran atau tabloid) akan menimbulkan kerugian antara lain:
(1) Memberi informasi yang salah kepada pembaca;
(2) Menurunkan bobot majalah dan (3) Bila fatal akan mengakibatkan polemik (mengundang pro dan kontra).
Ketiga faktor ini biasanya membuat manajemen resah, karena akan merugikan kinerja perusahaan.
Oleh karena itu, agar bisa menulis secara cepat dan tepat, diperlukan strategi proses menulis yang sistematis dan dinamis. Strategi ini bisa ditempuh melalui:
1.Merumuskan dahulu (dengan masak-masak) materi tulisan yang akan ditulis/digarap, sesuai dengan hasil rapat redaksi (tentunya menarik untuk pembaca dan punya selling point tinggi)
2.Mendata point-point materi yang akan ditulis melalui: membaca literature, survei/riset lapangan, mencari narasumber (wawancara) dan eksperimen (bila diperlukan)
3.Penjabaran point-point Butir 2
4.Menganalisis materi yang akan ditulis
5.Menulis, termasuk mengedit disesuaikan dengan jatah kolom/halaman yang akan memuat tulisan yang digarap
Proses Menulis Cepat
Materi yang bisa ditulis cepat pada umumnya berupa reportase dan artikel yang sifatnya informasi (bukan esei). Maka dari itu, artikel yang ditulis:
1.Benar-benar informatif membawa pesan jelas (komplit).
2.Sebagai daya tarik tulisan itu haruslah mampu menyuarakan/menyampaikan sesuatu yang diperlukan pembaca.
3.Cara atau gaya penyampaiannya bersifat provokasi (dalam arti positif).
4.Media untuk menyampaikannya adalah bahasa yang sesuai dengan misi majalah dan sasaran pembacanya. Majalah “Trubus�E adalah majalah spesifik walau tidak terlalu segmented. Tentunya, bahasa yang dipergunakan tidak sama dengan bahasa untuk majalah berita (politik). Demikian pula jargon-jargonnya.
Seseorang mampu menulis dengan cepat dan tepat apabila yang bersangkutan menguasai tiga hal yaitu: <> 1.Memahami materi yang akan ditulisnya
2.Menguasai bahasa yang dipergunakan untuk menuliskan materi
3.Disiplin (mentaati dead-line).
Tanpa ketiga hal tersebut di atas, menulis cepat dan tepat akan sulit diwujudkan.
Mereka yang tidak sanggup akan merasa stress atau bekerja dalam tekanan. Akibatnya, kepala jadi pusing, perut mual dan kadang jadi pemarah dan ini akan menganggu rekan-rekannya produktif. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut, setiap orang yang ingin bisa menulis cepat hendaknya melakukan aktivitas yang sifatnya membantu kelancaran menulis yaitu dengan:
1.Banyak pembaca literature yang ada kaitannya dengan materi-materi yang akan ditulis
2.Terus menerus memperkaya kosa-kosa dari sumber berbagai bacaan dan rajin membaca kamus, khususnya kamus spesial yang ada kaitannya dengan misi majalah yang digarapnya. Misalnya, untuk menulis di Majalah “Trubus�Eperlu banyak membaca Kamus Biologi, Pertanian dan sejenisnya (maaf saya tidak begitu paham). Juga, menguasai istilah asing untuk nama-nama flora dan fauna.
3.Tidak suka menunda pekerjaan. Sebab, mereka yang suka menunda pekerjaan biasanya menjadi ‘malas�Emenulis.
4.Taati deadline dengan cara bekerja tepat waktu dan mengurangi banyak bicara dengan rekan-rekan sekitar
5.Banyak praktik menulis untuk mengasah daya pikir dan ketrampilan proses menulis.
6.Temukan jam produktif menulis bagi diri masing-masing. Saya pribadi (setelah menjadi penulis lepas), biasa menulis produktif mulai pukul 03.00 (dini hari) sampai pukul 10.00, kemudian tidur sepanjang hari. Mulai produktif lagi pada pukul 16.00 �E22.00, tetapi saya pergunakan untuk membaca. Di sela-sela membaca saya suka telepon teman atau SMS sebagai selingan/hiburan. Bila sepanjang hari ada acara, saya menulis hanya dari pukul 03.00 �E06.00. Di perjalanan saya suka membaca, sampai berjam-jam dan sampai di rumah (kalau tidak lelah) saya menulis.
7.Melakukan kegiatan menulis dengan semboyan writing for fun bukan menganggap writing is burden. Saya pribadi punya semboyan writing is paradise. Saya beranggapan demikian karena saya sangat mencintai dunia menulis sepertihalnya saya sangat suka membaca.
Menulis dalam Kepala
Saya mendapat istilah ‘menulis dalam kepala�Eketika belajar creative writing di Australia. Proses ini disebut mapping-mind. ‘Menulis dalam kepala�E(MDK) menurut pengalaman saya sangat cocok diterapkan oleh mereka yang dituntut menulis cepat. Hal ini ditegaskan oleh pengalaman Gary Provost yang menulis buku laris berjudul 100 Ways To Improve Your Writing.
Gary Provost mantan wartawan harian terkemuka di AS, kemudian menjadi wartawan lepas karena berambisi menulis buku (yang memerlukan waktu banyak untuk memcari bahan dan menulis) tentang pengalamannya sebagai wartawan. Ia menegaskan, hanya orang-orang yang bisa menulis cepat dan tepat yang bisa menjadi wartawan dan penulis yang baik dan produktif. Salah satu resepnya untuk menjadi penulis cepat dan tepat adalah melakukan MDK. Ini bisa dilakukan di mana saja, termasuk di perjalanan sambil mengemudi mobil. Asalkan, dilakukan dengan tanpa tekanan, tanpa beban, sehingga menyenangkan (termasuk tidak menganggu konsentrasi mengemudi mobil).
MDK bisa dilakukan dengan lancar apabila yang menjalankannya dengan senang, rileks dan menganggap itu suatu kebutuhan hidup. Maka dari itu, meskipun tidak sedang di depan mesin tulis, maka berlaku/bertindak seperti sedang di depan mesin tulis. Yang dilakukan antara lain:
1.Membuat/menentukan judul
2.Menentukan plot tulisan
3.Menganalisa hal-hal yang perlu ditonjolkan dalam tulisan
4.Membuat kesimpulan
5.Memikirkan strukur
6.Mereka-reka gaya bahasa
7.Memikirkan panjang tulisan
Ketujuh unsur ini bila digarap matang, maka begitu berada di depan mesin tulis langsung bisa on (menulis). Pengalaman saya, menulis beberapa buku saya selesaikan melalui MDK dalam perjalanan saya yang panjang (kebetulan saya suka traveling) dan pada saat-saat saya menikmati suatu pemandangan atau duduk-duduk sambil makan (saya kebetulan suka makan dan menikmati pemandangan indah �Ekhususnya laut, pegunungan dan langit). Tempat-tempat tersebut bagi saya sangat inspiratif.
Menghadapi Blocking
Kegiatan menulis adalah aktivitas yang terdiri lima rangkaian yaitu:
1.Menggunakan pikiran (konsentrasi tinggi)
2.Mengimplementasikan pengetahuan
3.Suasana hati indah (good feelings/in the good mood)
4.Kondisi tubuh yang fit
5.Tempat kerja yang nyaman
Bila kelima unsur tersebut terpenuhi, proses menulis biasanya berjalan lancar. Sayangnya, keadaan tidak selalu bisa demikian ideal. Banyak hal yang membuat kelima t unsur itu tidak bisa menyertai pada waktu kita menulis. Akibatnya, terjadi blocking �Eproses menulis tiba-tiba mandeg. Blocking disebut pula ‘mampet�E sehingga sulit menulis.
Bagi penulis lepas, terjadinya blocking bisa ditolerir. Tetapi akan menjadi masalah bila seorang penulis tetap/wartawan di sebuah mass-media sering mengalami blocking. Tentu ia akan dicap ‘tidak produktif�Esebagai pengganti sebutan malas. Bahkan bila sudah keterlaluan sangat mungkin diberhentikan.
Bagaimana pun, terjadinya blocking sifatnya alami (tidak dibuat-buat). Jadi, bagi yang sedang mengalami blocking hendaknya jangan disalah-salahkan atau dimarahi-marahi. Yang perlu dilakukan adalah mencari jalan keluar untuk membebaskan diri dari jeratan kemampetan tersebut, antara lain:
2.Lupakan atau singkirkan hal-hal yang membuat Anda merasa ‘mampet�E(membuat pikiran terganggu).
3.Tarik nafas sebentar, sambil jalan-jalan melemaskan otot atau ngobrol sejenak dengan teman. Atau, mungkin minum secangkir kopi?
4.Bila ruangan/tempat kerja penyebab mampet, pindahkan mesin tulis Anda ke ruangan yang lebih baik/mendukung proses menulis
5.Bila penyebabnya kekurangan bahan, cepat-cepat membaca (mencari pelengkapnya)
6.Bila penyebabnya tubuh kurang sehat, ini yang sulit diatasi. Oleh karena itu bila Anda telah memutuskan menjadi penulis/wartawan tetap hendaknya pandai-pandai menjaga kesehatan.
7.Bila penyebabnya merasa ‘tidak in the mood�Eatau sedang bad mood hal itu harus diusir jauh-jauh karena Anda dituntut untuk senantisa in the good mood. Anda bekerja mengejar argo deadline. Bila Anda tidak mampu mengejar maka akan ketinggalan, berarti gagal. Dampaknya, diberhentikan.
8.Memacu diri agar tetap menulis
Agar Tetap In The Mood
Agar tetap in the mood sebagai penulis cepat, maka perlu memposisikan diri sebagai penulis yang produktif. Maksudnya, penulis yang mampu menulis sesuai dengan tugas yang diberikan. Kuncinya, harus senantiasa memposisikan diri di track penulis cepat dengan bekal:
1.Terus mengembangkan dan memperluas wawasan pengetahuan yang diperlukan untuk menulis cepat. Cara yang paling baik adalah membaca buku-buku yang ada kaitannya dengan materi tersebut.
2.Banyak bergaul (mingle) dengan para pakar dan praktisi yang ada kaitannya dengan Butir 1, agar dapat menghasilkan karya yang menarik (disukai pembaca)
3.Meningkatkan kemampuan menulis (berikut editing) melalui praktik k menulis dan membaca tulisan penulis senior yang Anda anggap baik (idola)
4.Meningkatkan kemampuan penguasaan bahasa (multi bahasa) untuk memperkuat gaya penulisan
5.Mau menerima kritik, saran dan pelatihan-pelatihan penulisan (writing-workshop)
6. Menjaga kesehatan secara optimal agar tahan menulis berjam-jam atau menulis dalam kondisi tekanan (dikejar dealine).
7.Jangan jemu-jemu ber-MDK
Selamat menulis cepat.
Daftar Pustaka
Burham, Christopher C, 1996. Writing From Inside Out. Orlando-Florida: Harcourt Brace Jovanovich Publishers.
Peter, Pam, 1990. The Macquarie File Writers Guide. Queensland: Jacaranda Press
Pranoto, Naning, 2004. Creative Writing �E72 Seni Mengarang. Jakarta: Primamedia Pustaka
Provost, Gary, 1985. 100 Ways To Improve Your Writing. New York: Penguin Book
Warriner, John E, 1977. Advance Composition: A Book of Models for Writing. Orlando-Florida: Harcourt Barce Jovanovich Publishers
*) Naning Pranoto adalah novelis dan juga Dosen FSIP (Hubungan Internasional �EChinese Studies) dan Fak. Sastra untuk Mata Kuliah Academic Writing dan Creative Writing . Selain itu ia aktif sebagai pengasuh Website www.rayakultura.net, Ketua Garda Budaya a.l. penyelenggara Creatitve Writing dan Academic Writing Workshop untuk umum.
Langganan:
Entri (Atom)
